
Skema multicore
Sejak Intel mengeluarkan generasi prosesor Pentium, banyak user yang begitu mudah memahami perpindahan teknologi dari nama X86 ke Pentium. Selain itu user juga tidak bingung lagi dengan peningkatan performa dengan penambahan angka dibelakang nama Pentium. Nah, bagaimana dengan generasi Intel Core?
Perlahan tapi pasti kita telah meninggalkan era prosesor pentium dan digantikan dengan generasi Core. Memang penamaan Core ini sedikit membuat banyak orang, terutama orang yang awam tentang dunia komputer, karena semua telah mengenal nama Pentium.
Tidak disitu saja, penamaan Core ini juga membuat orang yang mengerti tentang komputer pun sedikit bingung, apalagi bila banyak yang mengistilahkan atauy melogikakan denganm sebutan inti, yang artinya dual core adalah satu prosesor dengan dua inti.
Memang analogika itu benar, dimana core untuk prosesor intel ini adalah inti. Tapi kecenderungan penamaan Core itu sendiri memang tidak secara langsung. Sebaiknya untuk mengenal lebih dekat tentang Core dan penamaan Core sebagai pengganti nama Pentium ini tidak seperti perpindahan dari nama X86 ke Pentium.
Karena sebenaranya Intel sejak generasi Pentium pun telah mengeluarkan prosesor berintikan ganda atau sering disebut dengan dual core. Intel pertama kali mengeluarkan prosesor berinti 2 pada bulan May 2005, dengan nama Pentium D.
Pentium D sendiri merupakan kelanjutan dari seri pentium 4. Pentium 4 D ini mempunyai arsitektur NetBurst microarchitecture dengan Clock speed berkisar antara 2,6 hingga 3,6 Ghz dengan bus sebesar 800Mhz. Code name dari prossor ini adalah Smithfield (generasi pertama dengan ukuran 90nm) dan Presler(generasi 2 dengan 65nm).
Dengan menggunakan dua inti memang Pentium 4 D ini lebih gegas kinerjanya. Tapi ingat, dua inti disini adalah setiap inti berdiri sendiri dengan cache nya masing-masing, sehingga antara inti satu dengan inti yang lain tidak saling berkisinambungan atau bekerja sama. Sedikit kelemahan dari prosesor ini adalah paling boros listrik. Perlu diingat bahwa seri ini merupakan seri yang paling boros tenaga.
Selanjutnya tidak lama kemudian Intel juga mengeluarkan intel Pentium Extreme Edition, yang sebenarnya masih berbasis dari Pentium D, tapi diperbesar kemampuannya dengan menggunakan bus 800Mhz dan 1066Mhz (yang saat itu merupakan bus paling besar dikelasnya). Saat itu prosesor ini dijual dengan harga $999, akan tetapi prosesor jenis ini tidak banyak diproduksi atau diprioduksi secara terbatas.
Pada Januari 2006, intel mengeluarkan Intel Core microprosesor (T 2xxx) yang memiliki codename Yonah, yang ditujukan untuk laptop (mobile prosesor). Dari sinilah kemudian banyak orang yang menganggap bahwa generasi Pentium sudah selesai. Memang generasi Core ini diawali untuk device mobile.
Intel core menggunakan arsitektur gabungan dari NetBurst microarchitecture dan core microarchitecture. Intel Core disini dibagi dua, yaitu Core Solo dan Core Duo, yang dimana perbedaan keduanya hanya pada banyak corenya saja.
Dari sini sebenarnya bisa ditarik kesimpulan bahwa generasi Pentium teklah digantikan dengan generasi Core. Sudah sangat jelas bahwa Core Solo dan Core Duo hanya dibedakan oleh jumlah inti yang ditanam di dalamnya.
Intel Core series dibuat dengan arsitektur 65nm, bus antara 533 atau 667 Mhz, danL2 cache share sebesar 2MB untuk kedua core. Kemampuan pengehematan tenaga sangat diperhitungkan disini, tidak seperti generasi Pentium D yang kediua corenya aktif meski salah satu core didalamnya tidak digunakan. Tetapi pada seri Core bisa mematikan salah satu corenya bila tidak bekerja atau bila satu core saja sudah cukup bisa mengerjakan beberapa perintah.
Selanjutnya pada Juli 2006, intel meluncurkan Intel core 2 prosesor yang memakai Intel Core microarchitecture yang artinya adalah kelanjutan dari Intel Core dimana dibelakangnya diberi angka 2 sebagai identitas penamaan seperti hanya Pentium X. Sama seperti generasi intel Core sebelumnya, intel Core 2 ini juga dibagi dua, Core 2 Solo dan Core 2 Duo, yang kali ini memiliki versi untuk desktop computer (E-series) dan mobile computer (T-series[T5xxx atau T7xxx]).
Perbedaan Intel Core dengan Intel Core 2 adalah intel Core 2 memiliki seri 64-bit processor, jumlah L2 cache yang lebih besar, serta bus yang lebih tinggi.
Untuk Desktop, intel core2 ini memiliki dua segmen dengan codename yang beda yaitu Allendale (untuk lower-end) dan Conroe (untuk high-end). Allendale sendiri terbagi menjadi dua lagi dengan kode prosesor E6300 (1.86 GHz) dan E6400 ( 2.13 GHz), dan keduanya memiliki 2MB L2 cache dengan FSB 800Mhz.

List Pentium D
Selanjutnya januari 2007, intel meluncurkan lanjutan Core2Duo Alledale dengan seri E4xxx. Prosesor ini memiliki bus 800Mhz dengan L2 cache sebesar 2MB. Sedangkan conroe (E6×00) memiliki FSB 1066Mhz dengan L2 cache sebesar 4MB. Kemudian april 2007, diluncurkan seri conroe yang baru yakni E6320 dan E6420 (conroe yang memiliki clock lebih kecil 1,8Ghz dan 2,13Ghz). 3 bulan kemudian, intel meluncurkan lagi tambahan list conroe, yakni E6×50 yang memiliki FSB 1333Mhz dengan L2 cache 4MB.
Selain itu ada juga ConroeXE (Core2Extreme), yang merupakan kelas premium dari Core2Duo (yang harganya $999) dengan clock speed 2,93Mhz (tertinggi diserinya), L2Cache 4MB dan Bus sebesar 1066Mhz. ConroeXE ini memang mirip dengan seri Pentium Exterme.
Selanjutnya Core2Duo juga hadir dengan beberapa seri untuk mobile, diantaranya adalah :
* Merom. Ditandai dengan seri prosesor T5×00 yang memiliki L2Cache 2MB, bus antara 533 atau 667Mhz; atau T7×00 yang memiliki L2Cache 4MB dan bus sebesar 667Mhz.
* Merom 2M (T7×50) yang diluncurkan pada awal 2007 dan memiliki L2 cache sebesar 2MB dengan FSB sebesar 667MHz (kecuali T5470 yang berFSB 800Mhz)
* SantaRosa (T7×00) yang diluncurkan pada May 2007, dengan ciri-ciri memiliki FSB sebesar 800Mhz.
Setelah generasi Santa Rosa, Intel mengenalkan generasi atau platform Montevina yang merupakan generasi terbaru.
Karena user lebih banyak yang mengenal seri Pentium, maka Intel kembali menggunakan nama Pentium untuk generasi Core-nya. Pentium Dual core sendiri terbagi dua series yaitu untuk notebook dan desktop.
Pentium Dual Core untuk notebook sebenarnya adalah Intel Core Duo (Yonah) yang dipotong L2 cachenya manjadi 1MB dan memakai FSB 533MHz. Sedangkan Pentium Dual Core untuk Desktop adalah Allendale yang dipotong L2 cachenya menjadi 1MB dan hanya memakai FSB 800MHz (serinya E2xxx).
Jadi penggunaan nama Pentium Dual Core ini merupakan perbaikan dari seri Pentium 4 D yang sebenarnya sudah menggunakan dua core, dan memangkas L2 chace dan FSB nya.
Sat (satriyo.ss@gmail.com)